Facebook Twitter In
Flag

 

 

TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN SUSTAINABILITY

Bisnis yang berkelanjutan adalah bisnis yang berkomitmen untuk memberikan nilai secara jangka panjang dimana dalam kegiatannya selalu memperhatikan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam penyusunan kebijakan dan strategi bisnis. Dalam ruang lingkup perusahaan, bisnis yang berkelanjutan erat kaitannya dengan penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

Bagi Perseroan, bisnis yang berkelanjutan tertanam dalam semangat “Oyakudachi“ yang menjadi salah satu filosofi Perseroan yang berarti semangat dalam memberikan manfaat. Selain itu, komitmen terhadap bisnis yang berkelanjutan juga tertuang dalam kode etik Perseroan yang merupakan pedoman perilaku bagi manajemen dan karyawan Perseroan. Oleh karenanya, tanggung jawab sosial dan sustainability menjadi salah satu fokus Perseroan dalam mewujudkan bisnis yang berkelanjutan.

Untuk mewujudkan hal tersebut Perseroan membaginya dalam empat pilar sebagai kunci untuk mencapai pembangunan berkelanjutan di masyarakat yaitu Ekonomi, Manusia, Lingkungan, dan Tata Kelola Perusahaan yang Baik.

EKONOMI

Permasalahan ekonomi adalah hal yang seringkali ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Kehidupan manusiapun berputar pada hal-hal yang berkaitan dengan ekonomi dan pemenuhan kebutuhan hidup. Sayangnya, mereka yang mempunyai penghasilan juga masih dihadapkan pada permasalahan ekonomi karena kurangnya kemampuan dalam mengelola keuangan mereka. Sehingga penghasilan yang diperoleh selalu dirasa kurang untuk memenuhi kebutuhan hidup setiap bulannya.

Kurangnya kemampuan ini pada dasarnya dikarenakan masih terbatasnya pengetahuan mengenai hal-hal yang berhubungan dengan pengelolaan keuangan. Berdasarkan Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLIK) tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), indeks literasi keuangan Indonesia di tahun 2019 meningkat menjadi 38,03% dari posisi 29,7% di tahun 2016. Ini berarti dalam tiga tahun terakhir terjadi peningkatan pemahaman (literasi) keuangan masyarakat sebesar 8,33%. Walaupun demikian, masih banyak upaya yang harus dilakukan agar literasi keuangan di masyarakat semakin merata.

Oleh karena itu, Perseroan memandang, edukasi literasi keuangan menjadi bagian yang penting sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dalam hal ini termasuk karyawan Perseroan. Dalam Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia yang diterbitkan oleh OJK, dijelaskan bahwa sikap dan perilaku keuangan yang bijak tercermin dalam kemampuan seseorang menentukan tujuan keuangan, menyusun perencanaan keuangan, mengelola keuangan dan mampu mengambil keputusan keuangan yang berkualitas dalam menggunakan produk dan layanan jasa keuangan. Sejalan dengan hal ini, sejak tahun 2017 Perseroan mulai aktif melakukan edukasi di lingkungan internal Perseroan terkait dengan literasi keuangan untuk mendorong kebebasan finansial melalui artikel yang dimuat dalam media internal maupun melalui kegiatan pelatihan yang bekerja sama dengan pihak ketiga. Kebebasan finansial berarti bisa membuat keputusan besar dalam hidup tanpa dipusingkan dengan masalah keuangan. Hal ini dimungkinkan dengan pengelolaan pendapatan, mengetahui kemana uang datang dan pergi, dan tidak hanya menabung tapi juga berinvestasi.

Kedepannya, kegiatan information sharing dan pelatihan terkait dengan literasi keuangan akan menjadi fokus utama Perseroan dalam bidang ekonomi.

 

MANUSIA

TANGGUNG JAWAB TERHADAP KONSUMEN

Konsumen memiliki posisi penting dalam kegiatan bisnis Perseroan. Oleh karenanya, dalam mewujudkan tanggung jawabnya terhadap konsumen, Perseroan berkomitmen untuk menciptakan produk terbaik yang senantiasa dapat memberikan inspirasi dan kesan baik bagi konsumen. Dalam upaya mewujudkan hal tersebut, Perseroan secara ketat melakukan pengawasan proses produksi dari mulai proses awal hingga produk sampai di tangan konsumen. Tidak hanya itu, Perseroan juga secara teliti melakukan tes terhadap bahan baku yang digunakan sesuai dengan standar Mandom Corporation juga Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Selain itu, sejak tahun 2018, hampir seluruh produk Perseroan telah memperoleh sertifikasi Halal. Hal ini dilakukan seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan produk Halal. Untuk menjaga kepercayaan konsumen akan hal tersebut, Perseroan pun telah memasang label Halal pada produk yang telah memiliki sertifikasi Halal. Dengan didapatkannya sertifikasi tersebut, diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi konsumen dalam menggunakan produk-produk Perseroan.

Sementara itu, dalam upaya menjaga kepercayaan konsumen terhadap produk-produk Perseron, Perseroan senantiasa berupaya untuk menjalin komunikasi yang baik dengan konsumen melalui penyediaan layanan suara konsumen dengan media saluran telepon maupun media sosial yang siap menjawab setiap pertanyaan dan menanggapi keluhan dari konsumen. Perseroan berharap melalui kedua layanan tersebut, konsumen dapat merasa lebih dekat dengan Perseroan dan memperkuat kepercayaan konsumen akan produk-produk Perseroan.

 

TANGGUNG JAWAB TERHADAP MASYARAKAT

Perseroan senantiasa berupaya untuk membangun bisnis yang memberikan manfaat bagi setiap elemen masyarakat. Oleh karenanya, beberapa program telah dibuat Perseroan yang difokuskan bagi masyarakat. Dalam upaya mewujudkan hal tersebut, sepanjang tahun 2019 Perseroan telah menyelenggarakan dan ikut berpartisipasi dalam beberapa kegiatan sosial, antara lain:

  • Yokoso! Mandom

Yokoso! Mandom merupakan program edukasi berupa kunjungan pabrik yang diselenggarakan oleh Perseroan dalam upaya menjalin hubungan baik dengan dunia pendidikan dan masyarakat luas. Melalui program Yokoso! Mandom yang berarti selamat datang dalam bahasa Jepang, Perseroan ingin menyambut baik komunitas maupun institusi pendidikan yang ingin mengenal lebih dekat proses bisnis Perseroan. Selain kunjungan pabrik, peserta juga diberikan pengetahuan grooming agar mereka dapat menjaga penampilan dengan lebih baik. Sepanjang tahun 2019 sebanyak 14 institusi dan komunitas telah mengikuti program Yokoso! Mandom ini dengan total peserta sebanyak lebih dari 1.100 orang.

  

 

  • Peluang Pekerjaan Bagi Tenaga Kerja Lokal

Perseroan mengakomodir tenaga kerja di sekitar lingkungan pabrik Perseroan melalui kerja sama dengan aparat desa-desa setempat dalam penyaluran tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan dan keterampilan yang disyaratkan oleh Perseroan. Dalam proses penyaringan tenaga kerja, Perseroan memastikan tidak ada pungutan biaya ataupun permintaan imbalan dalam bentuk apapun.

  • SABMID

Mulai tahun 2019 Perseroan memiliki program baru yaitu SABMID yang merupakan singkatan dari Sedekah Alat Beribadah Mandom Indonesia. Sebagai langkah awal, di tahun 2019 Perseroan telah membagikan 125 alat sholat ke berbagai Yayasan di lingkungan Perseroan.

 

TANGGUNG JAWAB TERHADAP KARYAWAN

Perseroan memiliki misi sebagai perusahaan yang berorientasi pada manusia (Human to Human). Oleh karenanya, Perseroan senantiasa menghargai setiap sumber daya manusia yang ada didalamnya karena mereka adalah salah satu faktor pendukung dalam upaya Perseroan untuk bisa terus tumbuh dan berkembang. Untuk itu, Perseroan terus berupaya menciptakan lingkungan dan suasana kerja yang kondusif, serta memenuhi hak-hak karyawan seperti, fasilitas kesehatan, keamanan & keselamatan dalam bekerja, hingga pengembangan karir.

Komitmen Perseroan ini tercermin dalam sertifikasi WRAP (Worldwide Responsible Accredited Production) yang diperoleh Perseroan sejak tahun 2014. WRAP adalah lembaga non-profit dan independen yang berdedikasi dalam mempromosikan dan melakukan sertifikasi terhadap kegiatan manufaktur yang sah, manusiawi, dan beretika di seluruh dunia. Perolehan sertifikasi WRAP oleh Perseroan membuktikan bahwa Perseroan telah menjalankan kegiatan bisnis yang aman dalam proses produksi, patuh terhadap peraturan perundang-undangan mengenai lingkungan, dan senantiasa memenuhi hak-hak karyawannya.

Adapun prinsip-prinsip WRAP yang menyangkut ketenagakerjaan sebagai berikut:

  • Tidak Melakukan Kerja Paksa Terhadap Karyawan  

Sebagai Perusahaan yang berorientasi pada Manusia, Perseroan sangat menjunjung tinggi hak para karyawannya. Sehingga dalam proses bisnisnya, Perseroan tidak akan mempekerjakan karyawan secara paksa, tidak sukarela maupun perdagangan orang.  Hal ini dibuktikan dengan adanya SOP (Standard Operating Procedure) mengenai Penggunaan Tenaga Kerja, dimana Perseroan secara aktif mengkomunikasikan larangan kerja paksa, mencantumkan larangan kerja paksa dalam surat kontrak kerja yang ditanda-tangani kedua belah pihak, melakukan pengecekan fisik terhadap pekerja setiap datang dan pulang sesuai norma kesopanan, dan secara rutin petugas melakukan pengecekan untuk memastikan tidak adanya praktik kerja paksa di lingkungan Perseroan.

  • Tidak Mempekerjakan Pekerja Dibawah Umur

Dalam menjalankan bisnisnya, Perseroan tidak mempekerjakan tenaga kerja dibawah umur. Hal ini dibuktikan dengan adanya SOP Larangan Penggunaan Tenaga Kerja Dibawah Umur, dimana Perseroan melakukan verifikasi umur terhadap calon karyawannya melalui data dan wawancara, serta mengkomunikasikan secara aktif larangan penggunaan pekerja dibawah umur kepada seluruh karyawan dan pihak outsourcing.

  • Melarang Keras Pelecehan dan Penyiksaan

Perseroan melarang keras pelecehan dan penyiksaan di lingkungan Perseroan. Hal ini dibuktikan dengan adanya SOP mengenai Larangan Pelecehan dan Penyiksaan, dimana Perseroan secara aktif mengkomunikasikan larangan pelecehan dan penyiksaan terhadap seluruh stakeholder, melakukan monitoring secara berkala, dan menjamin setiap pelaporan tindakan pelecehan dan penyiksaan akan ditindak-lanjuti secepatnya.

  • Memberikan Upah dan Manfaat sesuai Ketentuan

Upah  dan Manfaat

Perseroan senantiasa berupaya memberikan upah dan manfaat sesuai dengan standar yang ditentukan. Hal ini dilakukan sebagaimana yang tercantum pada Perjanjian Kerja Bersama, yang telah ditanda-tangani oleh Perseroan dan Serikat Pekerja. Adapun selain upah, beberapa manfaat yang karyawan dapatkan antara lain tunjangan hari raya, dan kerja lembur serta jaminan pemeliharaan kesehatan dan sosial terkait Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Dana Pensiun Bagi Karyawan

Sebagai wujud komitmen Perseroan dalam menciptakan masa depan karyawan yang lebih sejahtera, Perseroan juga menyelenggarakan program Dana Pensiun Pemberi Kerja dengan sistim manfaat pasti dimana mulai tahun 2014 Perseroan menerapkan sistim iuran pasti untuk keanggotaan yang baru. Pada mulanya, Dana Pensiun didirikan dan dikelola oleh Yayasan Tancho Indonesia sejak tahun 1992. Namun pada tahun 1996 telah dirubah menjadi Dana Pensiun Mandom Indonesia. Perubahan tersebut dilakukan seiring dengan ketentuan Undang-Undang No.11 Tahun 1992 Tentang Dana Pensiun. Pada saat ini Dana Pensiun memiliki 1.587 peserta.

 

  • Mempekerjakan Karyawan Sesuai Dengan Waktu yang Ditentukan

Perseroan mempekerjakan karyawannya sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Adapun untuk penambahan jam kerja, telah disetujui oleh karyawan dengan mendapatkan penambahan upah sesuai jam kerja, dan penambahan jam kerja tidak akan melebihi batas waktu yang telah ditentukan.

  • Larangan Diskriminasi

Perseroan melarang praktek diskriminasi dalam kegiatan bisnisnya. Perseroan senantiasa mempekerjakan, menggaji dan mempromosikan karyawan secara objektif tanpa melihat SARA (Suku, Agama, Ras, Antar Golongan). Kegiatan pengembangan karir menjadi hak seluruh pekerja. Hal ini dibuktikan dengan penyelenggaraan kegiatan pengembangan karir yang diberlakukan bagi seluruh karyawan, yang telah disesuaikan dengan masing-masing jabatan, sehingga diharapkan pengembangan karir dapat dilakukan secara maksimal. Selama tahun 2019 Perseroan telah menfasilitasi kegiatan pelatihan baik internal maupun eksternal sebanyak 236 pelatihan dengan total jam pelatihan sebesar 1.783 jam. Beberapa pelatihan yang diikuti oleh karyawan di tahun 2019 antara lain:

No.Pelaihan/Training
1 The 31th ASEAN Cosmetics Commitee (ACC)/The 31th ASEAN Cosmetics Committee (ACC)
2 Workshop New Product Development/New Product Development Workshop
3 ASEAN Marketing Summit/ASEAN Marketing Summit
4 Knowledge Management Certification/Knowledge Management Certification
5 Safety Assessment of Cosmetics/Safety Assessment of Cosmetics
6 Training Eco-Friendly Packaging/Eco-Friendly Packaging Training
7 Fragrance Training/Fragrance Training
8 ASEAN Safety Assessment Workshop/ASEAN Safety Assessment Workshop
9 Manajemen Aset/Asset Management
10 Training For Trainers/Training For Trainers

 

Selain itu, untuk karyawan baru, Perseroan juga menyelenggarakan program orientasi karyawan baru yang bertujuan agar karyawan bisa mengetahui hak-nya sebagai karyawan, dan memahami bisnis Perseroan secara keseluruhan.

  • Senantiasa Memperhatikan Kesehatan, Keamanan dan Keselamatan Kerja

Perseroan senantiasa berupaya memperhatikan karyawannya termasuk dalam hal kesehatan, keamanan dan keselamatan kerja diwujudkan Perseroan  melalui berbagai kegiatan, antara lain :

Medical Check-Up

Sebagai upaya menjaga kesehatan para karyawan, Perseroan secara rutin menyelenggarakan medical check-up dan seminar kesehatan bagi seluruh karyawan yang diharapkan menambah pengetahuan karyawan agar dapat mengontrol dan mencegah beberapa penyakit yang timbul akibat gaya hidup yang tidak sehat seperti bahaya kolesterol dan penyakit jantung. Selain itu, Perseroan juga menyediakan klinik 24 jam di lingkungan Perseroan bagi karyawan yang sedang sakit atau membutuhkan pertolongan pertama saat berada di lingkungan Perseroan.

Pink Walk

Mayoritas karyawan Perseroan adalah perempuan dimana salah satu penyakit yang banyak diderita oleh perempuan adalah kanker payudara. Padahal jika dideteksi sejak dini, penderita kanker payudara bisa sembuh total. Oleh karenanya, Perseroan secara rutin berpartisipasi dalam bulan kepedulian kanker payudara yaitu di bulan Oktober setiap tahunnya melalui kegiatan Pink Walk yang diselenggarakan oleh Yayasan Daya Dara Indonesia (Lovepink). Kegiatan sosialisasi deteksi dini dengan cara SADARI (Periksa Payudara Sendiri), SADANIS (Periksa Payudara Secara Klinis), dan pendampingan bagi sesama perempuan dengan kanker payudara adalah fokus kegiatan dari Yayasan Daya Dara Indonesia (Lovepink).

 

Dalam acara Pink Walk di bulan Oktober 2019, Perseroan mengajak karyawan untuk membuat quotes sebagai penyemangat bagi para penyintas kanker payudara dan ikut berperan aktif untuk menjadi Pink Warriors, yaitu agen kepedulian kanker payudara dengan berbagi pengetahuannya terkait pentingnya deteksi dini kanker payudara kepada keluarga dan rekan-rekannya.

Pojok ASI

Perseroan juga ikut mendukung pemberian ASI esklusif dengan menyediakan Pojok ASI bagi tenaga kerja wanita yang sedang menyusui. Setiap karyawan wanita yang menyusui berhak untuk menggunakan fasilitas tersebut kapanpun selama jam kerja.

Menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)

Bagi Perseroan, keselamatan kerja menjadi prioritas Perseroan sebagai perusahaan manufaktur. Oleh karenanya, untuk mewujudkan keselamatan dan kesehatan kerja, Perseroan telah menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Penerapan ini merupakan komitmen Perseroan terhadap mutu, keselamatan dan kesehatan kerja serta lingkungan bagi seluruh manajemen, karyawan dan masyarakat. Untuk mendukung penerapan tersebut, Perseroan secara rutin mengikutsertakan karyawan dan mengadakan beberapa pelatihan antara lain, latihan evakuasi kebakaran hingga pelatihan terkait keselamatan dan kesehatan kerja. Hingga tahun 2019 total karyawan yang memiliki sertifikasi ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebanyak 599 orang.

Perseroan juga secara berkala melakukan pemeriksaan sarana dalam mendukung Keselamatan K3 melalui tim K3 Perseroan. Selain itu kesadaran akan pentingnya K3 terus Perseroan lakukan melalui poster-poster yang dipasang di area kantor dan pabrik Perseroan, media internal “Halo Mandom”, serta berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi yang dilakukan secara regular setiap tahunnya. Perseroan juga memiliki video prosedur keselamatan (safety induction) yang wajib di putar sebelum acara/kegiatan yang dilakukan di lingkungan Perseroan.

Selain itu, Perseroan juga melakukan evaluasi program K3 yang telah dilakukan dengan terus memantau tingkat kecelakaan kerja. Tujuannya untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Untuk itu, Perseroan menargetkan zero accident selama periode 2019. Sampai dengan akhir tahun 2019 tercatat 11 kecelakaan di lingkungan Perseroan namun tidak ada yang bersifat fatal atau menimbulkan korban jiwa. Nilai ini turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 13 kecelakaaan.

 

  • Menghormati Kebebasan Karyawan dalam Berserikat & Berunding

Perseroan menghormati hak karyawannya untuk melaksanakan hak-hak mereka yang sah, untuk berunding bersama. Hal ini dibuktikan dengan adanya Serikat Pekerja yang selalu dilibatkan dalam pembuatan Perjanjian Kerja Bersama.

 

Perseroan menjunjung tinggi hak setiap karyawannya. Mekanisme pengaduan masalah ketenagakerjaan diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang diperbaharui setiap 2 (dua) tahun dan dibagikan kepada seluruh karyawan Perseroan. Selain melalui mekanisme whistleblowing, karyawan dapat menyampaikan keluhan/pengaduan kepada atasan langsung dimana jika tidak dapat diselesaikan, karyawan dapat menyampaikan kepada serikat pekerja dan juga dapat dilakukan konsultasi dengan mediator hubungan industrial Pancasila/peradilan hubungan industrial berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Perseroan berkomitmen akan senantiasa meningkatkan kepedulian terhadap karyawannya, baik dari segi kesehatan, keamanan, keselamatan kerja hingga pengembangan karirnya dari waktu ke waktu. Dan diharapkan hal tersebut dapat menurunkan tingkat turnover karyawan yang di tahun 2019 tercatat sebesar 4,14%.

 

LINGKUNGAN

Perseroan menyadari bahwa setiap kegiatan manufaktur akan menghasilkan limbah industri yang bisa berbahaya bagi lingkungan. Kemasan produk menumpuk dapat menciptakan gunungan sampah yang sulit terurai. Oleh karenanya, dalam menjalankan bisnisnya, Perseroan berkomitmen untuk menciptakan pertumbuhan bisnis yang sejalan dengan peningkatan kualitas lingkungan. Untuk itu, kegiatan bisnis yang ramah bagi lingkungan diwujudkan Perseroan melalui:

  • Komitmen dalam Pengolahan dan Pengawasan Limbah

Perseroan senantiasa berkomitmen untuk terus mengurangi dampak negatif dari limbah yang dihasilkan. Hal tersebut diwujudkan Perseroan dengan membangun instalasi pengolahan limbah agar limbah yang dihasilkan aman bagi lingkungan sekitar. Air olahan limbah setiap harinya dikontrol secara ketat oleh tim pemantau limbah dan Departemen Quality Control. Selain itu, limbah juga dipantau setiap bulan oleh pengelola Kawasan Industri MM 2100, Bekasi. Kemudian, hasil pemantauan dan controlling yang telah dilakukan, dilaporkan setiap 6 bulan sekali ke Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) dan dimasukkan ke Laporan Implementasi Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL & RPL) yang kemudian dilaporkan ke Kementerian Lingkungan Hidup. Untuk limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), Perseroan telah memiliki izin untuk menyimpan sementara limbah B3, yang kemudian limbah tersebut diangkut oleh pihak ketiga.

Sementara itu, untuk meminimalisir dampak buruk lingkungan dari sampah yang dihasilkan di lingkungan Kantor Pusat, pada tahun 2019 Perseroan mulai melakukan kerja sama dengan pihak ketiga yaitu Waste4Change dalam hal pengelolaan sampah. Melalui kerja sama tersebut, sampah yang dihasilkan dari kegiatan di Kantor Pusat akan sepenuhnya dikelola oleh pihak Waste4Change hingga tidak memberikan dampak negatif terhadap lingkungan. Oleh karenanya, Perseroan mulai mengedukasi lingkungan internal untuk memilah dan membuang sampah berdasarkan jenisnya. Melalui kebiasaan baik tersebut, pihak ketiga dapat melakukan pengelolaan sampah sesuai dengan kegunaan masing-masing jenis sampah. Hal ini karena, sampah yang telah dipilah dimanfaatkan atau diolah kembali oleh pihak Waste4Change, sehingga sampah yang dihasilkan Perseroan menjadi zero waste. Sebagai langkah awal, di tahun 2019 kami mulai menerapkan komitmen ini di lingkungan Kantor Pusat dan kedepannya diharapkan juga dapat diterapkan di seluruh lingkungan Perseroan.

Dalam hal penanganan arsip-arsip Perseroan yang sudah tidak digunakan kembali, Perseroan bekerja sama dengan IndoArsip dalam pemusnahan arsip-arsip Perseroan yang nantinya akan didaur ulang kembali menjadi produk baru yang bermanfaat.

  • Mewujudkan Lingkungan Kerja yang Sehat

Perseroan senantiasa berkomitmen untuk mewujudkan lingkungan kerja yang sehat bagi karyawannya. Untuk itu, dalam upaya menjaga kualitas udara di lingkungan Perseroan, penghijauan di sekitar area pabrik Perseroan terus dilakukan. Selain itu Perseroan juga secara rutin melakukan uji emisi terhadap kendaraan boiler maupun emisi cerobong. Sedangkan untuk menjaga lingkungan kerja, Perseroan secara rutin melakukan pengecekan ambient (kondisi udara) ruang produksi dan kebisingan ruangan untuk memastikan kondisi udara dan kebisingan ruangan sesuai dengan standar keamanan dan kesehatan.

  • Menciptakan Produk yang Aman Bagi Lingkungan

Perseroan berkomitmen untuk terus menghadirkan produk yang bermanfaat dan berkualitas namun tetap bersinergi baik dengan lingkungan. Oleh karenanya, dalam proses pengembangan produk, Perseroan senantiasa menerapkan aspek-aspek yang ramah terhadap lingkungan salah satunya melalui kebijakan 3R, yaitu Reduce, Reuse dan Recycle tanpa mengurangi kepuasan konsumen dari segi mutu, fungsi dan desain. Hal tersebut diwujudkan Perseroan dengan menawarkan produk kemasan refill pada beberapa produknya, seperti PIXY Make It Glow Dewy Cushion, Miratone Hair Color kemasan sachet dan lain-lain. Melalui kemasan refill dan sachet beberapa produk diharapkan dapat mengurangi penggunaan kadar plastik dalam produk. Selain itu, saat ini Perseroan juga telah mengganti beberapa bahan baku menjadi bahan baku yang ramah lingkungan. Hal tersebut merupakan wujud komitmen Perseroan dalam mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan Perseroan terhadap lingkungan.

  • Mekanisme Pengaduan Masalah Lingkungan

Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan mengenai masalah lingkungan yang menyangkut Perseroan dapat menghubungi saluran telepon ataupun mengisi form yang tersedia di halaman “Contact Us” pada situs web Perseroan. Sepanjang tahun 2019 tidak ada pengaduan mengenai masalah lingkungan.

TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK

Bagi Perseroan, bisnis harus berkomitmen pada usaha berkelanjutan dalam segala aspek. Baik dari segi lingkungan, manusia atau mengelola perusahaan secara berkelanjutan. Dalam hal pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan dapat diwujudkan melalui penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik yang dapat memastikan pertumbuhan Perseroan yang berkelanjutan.

Transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi dan keadilan. Semuanya bertujuan untuk mengelola perusahaan secara profesional dan tidak menyediakan ruang untuk proses pengambilan keputusan yang bias. Sebagai perusahaan yang telah mencatatkan saham di bursa saham, pentingnya mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik adalah suatu keharusan untuk menjaga kepercayaan Pemegang Saham terhadap Perseroan.

Menciptakan Regulasi Demi Terciptanya Pertumbuhan Bisnis Yang Berkelanjutan

Pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui dukungan dari manusia-manusia di dalam perusahaan yaitu karyawan. Oleh karena itu, Perseroan berkomitmen untuk melaksanakan perbaikan berkesinambungan secara internal untuk memastikan bahwa komitmen terhadap berkelanjutan dilaksanakan sepenuh hati melalui berbagai hal antara lain membuat regulasi anti-korupsi, gratifikasi, dan penyelewengan serta mempersiapkan whistleblowing system. Selain itu, Perseroan juga secara regular melakukan edukasi internal melalui saluran komunikasi salah satunya media internal “Halo Mandom” ataupun pelatihan terkait misi dan nilai-nilai serta kode etik dan peraturan internal Perseroan sehingga seluruh karyawan memiliki pemahaman yang sama dalam hal kepatuhan. Perseroan berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola perusahaan sehingga Perseroan dapat mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Adapun total biaya yang dikeluarkan Perseroan untuk kegiatan tanggung jawab sosial sepanjang tahun 2019 adalah sebesar Rp 3,3 miliar dengan rincian sebagai berikut :

  • Ketegakerjaan : Rp 2,7 miliar
  • Lingkungan : Rp 630 Juta